Mengupas Perdagangan Berjangka Komoditi, Apa Dan Bagaimana? (1)

Masih banyak masyarakat umum dan nasabah yang belum mengerti benar tentang perdagangan kontrak derivatif melalui Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) dan menganggap eksistensi SPA tidak membawa manfaat terhadap ekonomi. Kontrak perdagangan pada pasar berjangka hanya mewajibkan pembeli kontrak menyetorkan dana 5-10% dari nilai kontraknya. Misalkan harga minyak sebesar $30 maka nilai 1 kontrak (1,000 barel) akan bernilai 10% x $30 x 1,000 = $3,000 (catatan: persentase dari nilai kontrak akan ditentukan oleh broker yang dipilih). PT Rifanfinancindo dengan dana $3,000 trader dapat mengendalikan kontrak minyak senilai $30,000. Banyak trader yang lengah karena nilai kontrak ini yang mengakibatkan kerugian besar ketika kontrak telah bergerak sampai titik di mana kerugian mencapai $3,000. Saat kerugian mendekati $3,000 maka broker akan melakukan penjualan paksa.
Menurut dia, fungsi ekonomi Perdagangan Berjangka adalah sebagai sarana lindung nilai (hedging), pembentukan harga (price discovery) dan harga rujukan (reference of price) yang transparan menjadi acuan harga dunia. Dengan Perdagangan Berjangka tersebut, risiko kerugian pelaku usaha khususnya petani kecil dapat terlindungi. Pasar perdagangan berjangka memiliki tingkat volume yang terbatas dan jika volume menipis akan menyebabkan spread bid dan ask dari harga komoditi yang diperdagangan melebar sehingga tidak cocok untuk dilakukan transaksi jangka pendek.
Perdagangan kontrak berjangka selalu terjadi di bursa komoditas, yang disebut pertukaran,yang diselenggarakan oleh pejabat lembaga keuangan. Untuk memastikan likuiditas, kontrak future sangat standar sehubungan dengan ukuran kontrak (contoh 1000 kg emas) dan tanggal kadaluwarsa. Kontrak future tidak dimulai secara langsung antara dua pihak, melainkan masing-masing pihak dalam kontrak future memulai kontrak dengan perusahaan kliring atau clearing house. Hal ini dilakukan untuk melindungi pihak - pihak dalam kontrak future dari default (atau kredit) risiko counterparty.komoditi perdagangan dari cina adalah
Dia mengatakan hal itu pada sosialisasi dan edukasi tentang industri perdagangan berjangka komoditas yang digelar PT Rifan Financino Berjangka (RFB )- Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia. Anggota Baru BAKTI PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) dan PT Indonesia Clearing House (ICH) resmi menjadi Anggota BAKTI sesuai keputusan Rapat Umum Anggota Luar Biasa BAKTI yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 10 September 2015.
Hal yang menjadi perhatian berdasarkan pengawasan dan audit yang dilakukan oleh Bappebti, dimana setiap pialang peserta SPA (Sistem Perdagangan Alternatif) diharuskan memiliki commodity desk dan pegawai yang sudah dilatih, namun dalam kenyataannya masih banyak pialang yang tidak memenuhi persyaratan tersebut, yakni sarananya tidak lengkap dan pegawai yang ditugaskan banyak yang tidak aktif.
Alasan pertama, SPA merupakan upaya memperbaiki kualitas perlindungan masyarakat dari praktek perdagangan kontrak derivatif di luar bursa yang tidak bertanggung jawab dan telah merugikan banyak nasabahnya. Meskipun citra perdagangan kontrak derivatif terutama di SPA banyak tercoreng akibat kasus-kasus malpraktek dan broker curang yang dengan sengaja mengeruk dana nasabah, sebenarnya peluang meraih keuntungan di perdagangan forex dan komoditi masih terbuka.
Tentu saja, cakupan komoditi masih dapat diperluas bergantung pada kajian dan memang dibutuhkan oleh dunia usaha, karena bursa didirikan untuk kepentingan dunia usaha. Berdasarkan perkembangan perdagangan berjangka di dunia, pada awalnya komoditi-komoditi yang kontraknya diperdagangkan di Bursa adalah kontrak-kontrak dari produk-produk primer seperti produk pertanian, pertambangan, industri dan lain-lain.
Setelah hampir 17 tahun berdiri, bursa komoditi Indonesia belum berkembang sebagaimana diharapkan yakni menjadi sarana pembentukan harga dan sumber referensi utama harga komoditi internasional. Sejauh ini baru tercatat sekitar 64 perusahaan pialang yang bermain di bursa komoditi berjangka Indonesia. Jumlah ini tentu sangat kecil dibandingkan jumlah penduduk maupun besarnya produksi komoditi yang dihasilkan Indonesia.
Karena konsumen komoditi memerlukan uang, maka komoditi yang dimilikinya akan dijual kembali kepada peserta pedagang komoditi dengan jual beli tunai melalui Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Di sini posisi BBJ adalah sebagai wakil dari peserta pedagang komoditi, dengan demikian terdapat akad wakalah. Pada akad wakalah ini tidak ditentukan apakah wakil harus memperoleh imbalan atau tidak. Hal itu ditentukan sesuai kesepakatan antara BBJ dan pedagang komoditi apakah akan ada imbalan atau tidak.
Bagi sejumlah perusahaan pialang, maupun pihak (JFX) dan PT KBI, workshop ini merupakan salah satu upaya mereka memperkenalkan sekaligus membumikan industri dan bisnis perdagangan berjangka komoditi yang keberadaannya mungkin tidak sepopuler PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada masyarakat luas melalui media. Mayoritas keluhan masyarakat bersumber dari fakta bahwa tenaga pemasaran yang digunakan oleh perusahaan pialang adalah para oportunis yang tidak memahami esensi perdagangan berjangka dan kosong pengetahuan tentang etika bisnis.