IHSG Di Akhir Sesi I Berbalik Terpuruk

Pasar membaik menyambut pengambilan sumpah pemerintahan baru Jepang di bawah Shinzo Abe. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) tergelincir ke zona merah dan melemah pada awal perdagangan hari ini, seiring pelemahan bursa Asia. Reza berpandangan, pasar sepertinya tidak terlalu merespon negatif, padahal biasanya berita inflasi ditanggapi negatif. Hari ini investor asing melakukan jual bersih (nett sell) Rp110,79 miliar. Menurut analis PT Sucorinvest Central Gani Gifar Indra Sakti, penguatan IHSG pada sesi II nanti bakal ditopang aksi akumulasi investor terhadap saham-saham perbankan unggulan yang memiliki fundamental menjanjikan.
Asumsi dengan harga jual saham saat ini SIDO nilai penjualan saham treasury itu bisa mencapai Rp143 miliar. - Mengakhiri sesi I perdagangan siang ini, Kamis, 29 September 2016, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin betah main di zona hijau dengan naik 0,78 persen atau 42,06 poin ke level 5.467,40. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,57 persen, atau 135,46 poin, ditutup pada 23,849.99 karena pasar dibuka kembali setelah akhir pekan yang panjang.
Penguatan 215 saham turut menopang kenaikan indeks pada hari ini. Paginya, indeks dibuka menguat tipis 0,18 poin. ASING MEMBUKUKAN NETT SELL KEMBALI SEBESAR 102,5 M HARI INI SAAT IHSG DITUTUP MELEMAH 0,267 %. Rata-rata nilai transaksi harian BEI meningkat 1,79%, menjadi Rp7,93 triliun. Secara teknikal penurunan IHSG akhir pekan lalu membuat stochastic memasuki area oversold, MACD death cross, sehingga untuk hari ini kami perkirakan masih tetap melanjutkan penurunan namun mulai terbatas dikarenakan volume hari ini yang mulai menurun.
PT RIFANFINANCINDO
Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Indeks S&P turun 0,5% ke 1.763,31 mengakhiri kenaikan selama empat kali perdagangan. Index Shanghai bulan ini telah jatuh 2.1%, bersiap untuk penurunan bulanan pertamanya sejak Juni, pada hari kemarin Index CSI 300 naik 0.3% ke level 2,372.05, index Hang Seng China Enterprises naik 1.3%, sementara index ekuitas Bloomberg China-US gain 1.7% di New York dihari kemarin.
Namun kami juga menyalurkan sejumlah kredit baru selama tahun 2005 sebesar Rp6.266 miliar yang memberikan kenaikan sebesar 17,5% apabila dibandingkan dengan posisi akhir 2004. Di sisi lain, beruntungnya IHSG di mana di sesi kedua aksi beli dari pelaku pasar lainnya cukup membantu terangkatnya IHSG sehingga mampu kembali bertahan di zona hijau. Beralih ke Bursa Asia, indeks pasar saham di sana ditutup menguat di tengah capaian Wall Street yang bergerak variatif di akhir sesi.
Adanya harapan positif terhadap kinerja emiten di tahun ini dan masih adanya ekspektasi terhadap reli January Effect serta masih adanya nett buy asing membuat IHSG kembali ke zona hijau. Bursa Wall Street semalam waktu Indonesia berakhir variatif menunggu data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang diumumkan Selasa waktu setempat. Investor tidak terlalu semangat bertransaksi di ‘harpitnas’ (hari kejepit nasional) jelang Tahun Baru Islam 1435 Hijriah.
Sektor saham keuangan melemah 1,01 persen, dan memimpin penurunan sektor saham, disusul sektor saham konstruksi susut 0,79 persen, dan sektor saham barang konsumsi melemah 0,53 persen. Berdasarkan hasil keputusan tersebut menyebutkan bahwa mengharuskan Bank Mega untuk segera melakukan pencairan dana deposito milik Elnusasenilai Rp 111.000.000.000,- (seratus sebelas miliar rupiah) beserta bunganya sebesar 6% per tahun dari jumlah dana Rp 111 miliar tersebut.
Membaik, Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III 2017 Capai 5,06 Persen
Dalam perdagangan hari ini, KDB Daewoo Securities mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp 4,09 triliun. Saham-saham yang menjadi market leader pada perdagangan kemarin adalah HMSP, BBCA, ASII, BMRI, GGRM dan market laggard adalah BBRI, UNVR, MABA, TPIA, INAF. Secara sektoral, sebagian besar sektor saham sama-sama kuat untuk melemah dan naik. , Jakarta - Indeks harga saham gabungan ( IHSG ) menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa, 23 Januari 2018.
Apalagi masih adanya nett sell asing sehingga turut mempengaruhi psikologis pasar yang menjadi tidak terlalu agresif sepanjang perdagangan kemarin. Indeks berpotensi kembali melanjutkan pelemahannya menuju support level 6,300 hingga 6,275. Penguatan bursa saham Asia juga terimbas dari keputusan The Fed yang mempertahankan program pembelian obligasi. Defisit perdagangan AS melembar sebesar 0,4% menjadi US$38,9 miliar di bulan Agustus.
BI Optimistis Ekonomi Kepri Menguat Hingga 3,1 Persen Di 2018 ~ Ragam Ekonomi
, Jakarta - Pemerintah didesak untuk mengevaluasi cadangan emas dan tembaga yang terkandung dalam tambang milik PT Freeport Indonesia di Papua. IHSG sempat dibuka menguat 0,29% ke level 2.387 di awal perdagangan, seiring naiknya bursa Wall Street dan regional. Hang Seng Index menguat 95,01 atau 0,46 persen menjadi 20.530,25, Nikkei 225 naik 147,28 poin (1,40 persen) ke level 10.644,64, dan indeks Straits Times terangkat 4,31 poin atau 0,16 persen di posisi 2.623,07.