Mengekor Bursa Regional, IHSG Kembali Ditutup Turun

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 4 poin mengekor pelemahan bursa-bursa di Asia. Kemarin IHSG ditutup melemah melanjutkan tren pelemahan yang sudah dimulai sejak penutupan perdagangan siang harinya. Sementara bursa saham Eropa merosot juga dikarenakan kinerja emiten yang mengecewakan serta melemahnya saham-saham Yunani. Bursa AS dan Eropa pada perdagangan tadi malam kembali ditutup terkoreksi masih tertekan oleh signifikannya pelemahan harga minyak dunia di level US$ 47,9 per barrel (-4,2%).IHSG Mengekor Pelemahan Bursa Asia Pagi Ini
PT RIFAN FINANCINDO
Dari regional, indeks di kawasan Asia Pasifik selulruhnya memerah. Dari regional, hampir seluruh saham di kawasan Asia Pasifik memerah akibat kekhawatiran terhadap langkah the Fed tersebut. Kemarin IHSG rebound 43 poin didorong positifnya bursa global dan regional. Akhir pekan lalu IHSG turun tipis 10 poin mengekor pelemahan bursa Asia. Menutup tahun 2014, bursa saham Wallstreet melemah dilanda sentimen negatif dari terus melemahnya harga minyak dunia.
Bursa AS ditutup flat dengan volume yang relatif tipis pada perdagangan semalam meski sempat dibuka menguat seiring penguatan bursa Eropa yang memfaktorkan rilis PDB beberapa negara Uni Eropa yang sedikit lebih baik dari ekspektasi, seperti Jerman dan Perancis, serta Uni Eropa yang ekonominya terkontraksi 0,2 persen pada kuartal kedua tahun ini. Pelemahan IHSG mengekor pada pelemahan bursa regional yang hampir seluruhnya melemah.
Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis27 melorot 1,50% atau 8,96 poin ke 587,76 pada pukul 09.07 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 1,48% atau 8,84 poin di posisi 587,88. Indeks sektoral yang mencatat pelemahan paling besar adalah properti (-2,01 persen). Sentimen Wall Street dan bursa Asia yang melemah memaksa pelaku pasar menahan diri. Bursa saham Wall Street lompat 1% lebih pada perdagangan Jumat akhir pekan, karena kenaikan saham energi dan produsen bahan baku.
Obligasi Ritel Indonesia?
Pun demikian dengan bursa regional yang ditutup menguat rata-rata diatas 1%. Katalis utama penguatan bursa regional adalah keputusan The Fed yang kemungkinan akan menunda penaikan suku bunga acuannya. Sektor finance saat ini memang sedang naik daun mengekor pergerakan investor di bursa luar negeri yang memindahkan dananya dari sektor teknologi ke saham - saham perbankan.
Kemenkeu Jajakan Secara Online Obligasi Retail Minimal Rp 1 Juta
Research analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, mengungkapkan pelemahan yang terjadi pada indeks juga dipengaruhi pelaku pasar yang masih menanti keluarnya pengumuman kinerja emiten untuk kuartal III-2012. Bursa saham Wall Street kembali menghijau didorong optimisme membaiknya perekonomian AS. Pelaku pasar masih menanti data tenaga kerja yang akan diumumkan pada Jumat ini.
Pelemahan indeks ini sejalan dengan pelemahan indeks bursa regional Asia lainnya. Pelemahan IHSG seiring melemahnya bursa global akibat suhu politik yang memanas jelang pilpres di AS serta melemahnya harga minyak mentah dunia akibat naiknya pasokan. Walaupun bursa saham Hong Kong melemah, saham-saham banking di bursa tersebut bergerak menguat di tengah pemberitaan Reuters pada Selasa kemarin yang menginformasikan regulator berniat memangkas proporsi dana yang dibutuhkan untuk mengatasi utang macet.
Sementara itu di bursa Asia, indeks Nikkei menguat 375 poin atau 2,29 persen ke 16.736, indeks Hang Seng melemah 68 poin atau 0,30 persen ke 22.841 dan indeks Strait Times melemah 14 poin atau 0,48 persen ke 2.844. Bursa saham AS kembali ditutup melemah pada perdagangan kemarin, setelah Presiden Donald Trump berupaya menjatuhkan tarif baru kepada China. Bursa regional tergelincir setelah Wall Street ditutup melemah di sesi terakhir.
Bursa Asia yang kompak melemah juga ikut menekan pergerakan IHSG. - Banyaknya sentimen yang membayangi bursa, membuat indeks harga saham gabungan membuat performa IHSG terus terseok. Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini: Indeks Nikkei 225 menguat 157,35 poin (0,80%) ke level 19.890,27, Indeks Hang Seng melemah 231,03 poin (0,83%) ke level 27.591,25, Indeks Komposit Shanghai turun 25,20 poin (0,58%) ke level 4.283,49, dan Indeks Straits Times berkurang 5,86 poin (0,17%) ke level 3.457,24.
Dari regional, indeks di kawasan Asia Pasifik selulruhnya memerah. Dari regional, hampir seluruh saham di kawasan Asia Pasifik memerah akibat kekhawatiran terhadap langkah the Fed tersebut. Kemarin IHSG rebound 43 poin didorong positifnya bursa global dan regional. Akhir pekan lalu IHSG turun tipis 10 poin mengekor pelemahan bursa Asia. Menutup tahun 2014, bursa saham Wallstreet melemah dilanda sentimen negatif dari terus melemahnya harga minyak dunia.
Pelemahan IHSG juga mengekor pelemahan di mayoritas bursa saham Asia karena investor bersikap wait and see setelah adanya pesimisme terhadap kemampuan Presiden Donald Trump untuk melaksanakan agenda ekonominya. Pasar saham Jepang jatuh paling dalam mengekor pelemahan pasar saham global. Sementara itu di bursa Indonesia, dari 240 saham yang diperdagangkan sebanyak 52 saham menguat, 136 melemah, dan 52 saham stagnan.