Sempat Melaju, IHSG Malah Terperosok ke Zona Merah

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 atau 1, 22 persen di Rp8. 125, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp20 atau 0, 60 persen ke Rp3. 310, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp40 atau 1, 31 persen ke Rp3. 020, dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) turun Rp30 atau 1, 38 persen ke Rp2. 150.
Beralih ke Bursa Asia, mayoritas indeks pasar saham di sana dibuka masuk zona merah menyusul kinerja Wall Street yang tercatat negatif.
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0, 85 persen setelah menyentuh level tertinggi 26 tahun di sesi terakhir. Sebagian besar saham eksportir diperdagangkan lebih rendah di cepat hari karena dolar melanjutkan penurunannya terhadap yen. Saham berkapitalisasi besar melemah, dengan SoftBank Group turun 1, 5 persen dan Fanuc jatuh 3, 14 persen.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi tergelincir 0, 34 persen. Saham Samsung Electronics turun 1, 32 persen, begitu juga saham produsen chip SK Hynix, yang turun 0, 54 persen. Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 melemah 0, 55 persen menyusul turunnya logam dasar yang terlihat dalam semalam. Sektor bahan memimpin penurunan pada indeks, perdagangan turun 1, 72 persen. Saham pertambangan mencatat penurunan yang signifikan dengan Rio Tinto turun 2, 77 persen, BHP jatuh 2, 65 persen dan Fortescue Metals turun 2, 07 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (17/1/2018), dibuka menguat 0, 08 poin atau 0, 001 persen di 6. 429, 77. Namun, laju penguatan itu tidak berlangsung lama karena IHSG berbalik arah dan jatuh ke zona merah dengan turun 3, 31 poin atau 0, 05 persen ke 6. 426, 37.
Dari 255 saham yang diperdagangkan, 107 di antaranya menguat, 52 melemah dan 96 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 17. 337 kali secara nilai transaksi Rp353, 78 miliar dan 379, 02 juta lembar saham diperjualbelikan.
PT RIFAN FINANCINDO
10 sektoral penggerak IHSG mayoritas melemah dengan empat di antaranya berhasil menguat. Sektor industri dasar tercatat memimpin penguatan dengan naik 0, 40 persen atau 2, 75 poin.
Sementara itu, sektor aneka industri memimpin pelemahan dengan turun 0, 72 persen atau 9, 83 poin diikuti pertambangan turun 0, 38 persen atau 6, 81 poin dan konsumer turun 0, 27 persen atau 7, 61 poin.
Ini 262 Perusahaan Bodong Versi Ojk Dan Cara Anda Untuk Mencarinya
Adapun, saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik Rp100 atau 1, 58 persen ke Rp6. 425, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp90 atau 4, 79 persen ke Rp1. 970, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) naik Rp15 atau 1, 71 persen di Rp890, dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) naik Rp10 atau 2, 11 persen ke Rp484.