Soal Lapangan Kerja, SBY-Boediono Lebih Bagus Dari Jokowi-JK

Kemudian untuk era SBY - Boediono pada 2010 - 2012 penciptaan lapangan kerja tercatat sebesar 467 ribu per 1 persen pertumbuhan ekonomi dengan pertumbuhan jumlah penduduk sebanyak 2,8 juta per tahun.
Pembiayaan Utang Capai Rp21,4 Triliun
Hal Ini Buat Belanja Awal 2018 Meningkat
Sementara itu, era SBY - JK (2005 - 2007) penciptaan lapangan kerja mencapai 287 ribu per 1 persen pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya dengan pertumbuhan penduduk sebesar 1,67 juta jiwa. “Penciptaan lapangan kerja di era pak Jokowi - JK masih rendah. Masih bagus di era SBY-JK,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Indef, Jakarta, Selasa (202).
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Melihat kondisi itu, Drajad menyarankan agar pemerintah lebih fokus untuk menciptakan lapangan kerja yang mendukung produktifitas sektor ekonomi. Disamping itu, dirinya juga menyarankan agar pemerintah tidak membuat aturan maupun kebijakan yang dapat menggangu industri dalam menyerap tenaga kerja. “Untuk itu Indef menyarankan agar pemerintah lebih fokus untuk penciptaan lapangan kerja pada sektor ekonomi yang produktifitasnya naik. Jangan membuat aturan yang merusak penyerapan tenaga kerja,” pungkasnya.
Bursa Asia Tergelincir, Wall Street Libur
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Drajad Wibowo mengatakan, penciptaan lapangan kerja di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) dinilai lebih rendah dibanding era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - Boediono. Berdasarkan hasil penelitian Indef, tercatat jumlah penciptaan lapangan kerja era Jokowi - JK (2015-2017) sebesar 426.297 per 1 persen pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya dengan pertambahan penduduk sebesar 2,12 juta per tahun.