Sri Mulyani Ancam Pecat Pegawai Bea Cukai Yang Bantu Importir Nakal

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dalam penilaian S&P, manajemen APBN dianggap mengalami perbaikan yang signifikan dengan adanya langkah yang dilakukan pemerintah baik dari sisi belanja maupun penerimaan. ”Saya setujui setelah mendengarkan juga permohonan Ibu Sri Mulyani untuk menjabat sebagai managing director di Bank Dunia, dengan catatan, sebelum menempati posisi baru, saya harap Ibu Sri Mulyani merampungkan tugas dan urusannya di dalam negeri,” ujar Presiden. Senada dengan Sri Mulyani, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian juga menyadari bahwa untuk meningkatkan pendapatan bea cukai, memang diperlukan adanya perbaikan pada segi oknum maupun sistem.
Meski demikian, Menteri Sri Mulyani mengaku belum mengetahui persis total kerugian negara. Impor berisiko tinggi sendiri, kata Sri Mulyani, merupakan klasifikasi bagi importir yang berani mengambil resiko untuk melakukan kegiatan impor ilegal. Sementara itu, Sri Sultan Hamengkubuwana IX lewat radio menangkap berita luar negeri tentang rencana DK PBB yang akan mengadakan sidang lagi pada bulan Maret 1949, untuk membahas perkembangan di Indonesia.
Rupiah Terjun Ke Level 14.000, Jangan Panik
Menteri Sri Mulyani selanjutnya mengatakan, sinergi antar instansi anggota Satgas jadi vital untuk memperketat pengawasan dan mewujudkan keberhasilan penertiban. Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Gabungan Elektronik Indonesia Yeane Keet menyesalkan pengunduran diri Sri Mulyani yang dikenal tegas dalam mengambil kebijakan. Setelah dikaji, Presiden menilai jabatan yang ditawarkan kepada Sri Mulyani strategis, penting, dan terhormat.
Untuk membuktikan kebenaran” pidato Sri Mulyani tersebut, Abdulrachim pun mengajak untuk mengintip perekomian Vietnam dan Filipina berdasarkan data-data resmi dari World Bank agar tidak keliru memahami perekonmian Indonesia yang diakibatkan oleh pencitraan yang dilancarkan oleh Sri Mulyani. Semoga Bu Sri bisa menjelaskan kepada rakyat tentang kebijakannya saat itu.
Melalui satgas, kata Sri, pihaknya akan menekan peredaran barang ilegal. , JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap ada sekitar 1.300-1.500 importir bermasalah yang berisiko tinggi merugikan negara. Menanggapi hasil survei dan pujian itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, hal ini mengindikasikan pemerintah “telah bekerja dengan baik”. Sebab, sekali lagi, memang dulu Sri Mulyani bisa disebut berprestasi karena harga-harga komoditi memang kebetulan sedang berada di puncaknya dan tidak menggenjot sumber-sumber ekonomi baru yang tidak bergantung kepada Sumber Daya Alam dan komoditi primer.
Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan senang dengan hasil yang dirilis oleh Fitch. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penertiban importir nakal dapat menurunkan peredaran barang ilegal yang selama ini telah merusak pasar dan merugikan negara dari sisi penerimaan. “Tadi saya sudah bicara akan bentuk tim kecil, untuk bisa merespons perizinan, dan saat ini akan menerbitkan izin dari beberapa (importir) yang hadir,” kata Ani panggilan akrab Sri Mulyani di kantornya, Selasa 1 Agustus 2017.
Meski begitu, Sri mengaku, tujuan pembangunan oleh pemerintah bukan hanya untuk menutup kesenjangan tersebut melainkan karena kesadaran fungsi penting infrastruktur dalam kehidupan manusia. Tapi berbunyi : Komite Koordinasi adalah komite yang beranggotakan Departemen Keuangan, LPP, Bank Indonesia,……………” dapatlah Sri Mulyani mendelegasikan masalah Bank Century kepada bawahannya.
Satgas Penertiban Impor Berisiko Tinggi akan diketuai Menkeu Sri Mulyani melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kepolisian, Kejaksaan Agung, Panglima TNI, Kementerian Perdagangan, Kepala KSP, dan Kepala PPATK. Baru tiga minggu saya menjabat, pak Presiden telepon saya, ‘Bu Sri itu LPJ membebani’. Selain itu, Sri Mulyani tidak puas atas berubah-ubahnya data yang diberikan BI terkait dana yang dibutuhkan untuk penalangan.
RIFANFINANCINDO
Ia juga sebelumnya menertibkan administrasi kepabeanan dan perpajakan importir yang berisiko tinggi. Meski arahan Presiden tersebut sudah dijalankan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, namun Sri Mulyani tahu bahwa Presiden belum puas dari hasil simplifikasi yang telah dilakukan. Sri mengaku, kebutuhan itu masih menjadi masalah mengingat ada masyarakat Indonesia yang belum menikmati layanan sanitasi, air bersih, dan listrik.
Tidak Perlu Khawatir
Bahkan, ada dua nama yang menjadi pegangan kuat dari ruang lingkup pemerintahan tidak lolos seleksi tahap II. Hasil tersebut mengindikasikan Sri Mulyani tidak bisa ditekan oleh kekuasaan. Keduanya merupakan bagian dari Program Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai (PRKC). Persoalan yang dihadapi Sri Mulyani Indrawati adalah sama persis dengan anak- anak Indonesia yang gagal bersekolah di sini, tetapi berhasil di luar negeri.
Kini Sri Mulyani siap disambut dengan kalungan bunga, di kantor Bank Dunia sana. Sri Mulyani mengharapkan dengan ditertibkannya impor berisiko tinggi, volume peredaran barang ilegal dapat turun sehingga dapat terjadi supply gap yang dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri sehingga penerimaan negara bisa optimal dan akurat serta mendorong perekonomian dalam negeri.